Terimakasih untuk waktu yang ternyata memiliki batas.
Kau memberi warna dalam hidupku.
Meskipun warna itu telah pudar,
tapi ku ucapkan terima kasih, CINTA.

Terima kasih untuk rasa sakit yang teramat dalam,
tapi tidak mengurangi kuatku.
Meskipun saat ini aku menangis,
percayalah, esok aku pasti tersenyum.

Terima kasih untuk melepas cintaku.
Karena ku kan temukan pemilik yang seharusnya.
Aku percaya, hati ini tercipta untuk seseorang.
Cintaku memiliki rumah untuk ia tinggal,
dan menetap tanpa harus berpindah lagi.

Cintaku tak pernah salah.
Hatiku pun tidak.

Ini hanya masalah waktu.
Hatiku yang patah akan utuh.
Cintaku yang hilang akan kembali.

Cintaku tak pernah salah.
Hatiku pun tidak.

Patah hati bukan akhir dari segalanya.
Kau berakhir maka aku akan terlahir.
Pergilah, aku akan baik-baik saja.

Teruntuk dirimu yang telah mematahkan hatiku.
Terima kasih, karena aku bahagia.

Cintaku tak pernah salah.
Hatiku pun tidak.
Aku akan jatuh cinta.
Aku akan bahagia.
Ya, aku bahagia...

sumber : http://www.lovebanget.com


Dicintai bukanlah jaminan untuk tidak ditinggalkan, karena rasa bisa kapan saja berubah. Seseorang yang begitu mencintaimu saat ini bisa jadi seseorang yang sangat membencimu esok hari. Maka jangan pernah mengangkuhkan diri hanya karena dicintai.

Mencintai bukan pula jaminan untuk tidak meninggalkan, karena cinta akan selalu menawarkan luka. Mencintai tak lantas membuatmu berhak untuk dicintai, maka ketika hatimu berani jatuh cinta maka hatimu juga harus siap untuk terluka.




Akan ada saatnya dia yang kamu cintai pergi meninggalkanmu. Akan ada saatnya pula kamu yang begitu mencintainya, lebih memilih untuk melepaskan. Tak ada yang abadi, maka jangan berbangga hati dengan cinta yang kamu miliki saat ini. Karena kapan saja kamu bisa kehilangannya.

Namun terkadang pula cinta yang telah pergi juga akan kembali. Entah karena memang menyadari bahwa kamu adalah tempatnya pulang ataukah menyesali bahwa ia pernah pergi. Terkadang ia memilih untuk kembali. Lalu apakah hati yang telah ia tinggalkan akan tetap menunggu? Ataukah memilih cinta yang lain?

Bukan hal yang mudah untuk menerima kembali cinta yang telah pergi dan meninggalkan Sakit hati. Terlepas dari kata maaf yang terucap, tetap saja dia pernah menyakiti. Terlepas dari kamu memaafkan, tetap saja hati sudah terlanjur tersakiti.

Ketika dia yang datang dengan menamai dirinya cinta lalu memilih untuk pergi dengan menyisakan luka, maka biarkanlah ia pergi. Karena pada akhirnya ketidaktulusan memang akan selalu menunjukkan wujudnya. Dan ketika ia dengan mudahnya datang kembali, mengatasnamakan cinta sebagai alasan. Maka saat itulah kamu meninggalkan. Karena sesuatu yang telah pergi, meskipun kembali ia tak akan pernah sama lagi

sumber : http://www.lovebanget.com


Terkadang waktu juga tak mampu mengizinkanmu untuk melupakan seseorang. Meski dia telah lama menjauh, tetap saja kenangan tentangnya masih ingin mendekat. Luka tak lantas mampu membuatmu membenci seseorang. Meskipun hati telah tersakiti, tetap saja ia memiliki ruang untuk cintanya. Dan tentang melupakan, itu masih menjadi bagian tersulit untukmu.
Bukan tentang harapan untuk kembali, karena itu adalah ketidakmungkinan yang memang tak mampu diharapkan. Hanya tentang kenangan yang mungkin suatu saat nanti bisa berbagi. Bukan tentang pertemuan, tetapi tentang tidak melupakan bahwa kita pernah melewati suka duka bersama. Bahwa kita pernah menangis dan tertawa bersama.
Kenyataan yang paling menyedihkan adalah saat seseorang yang bahkan masih kekal dalam ingatan, telah melupakanmu. Karena dilupakan jauh lebih menyakitkan daripada kehilangan. Ketika kenangan hanya akan menjadi milikmu seorang, tanpa ada yang memahami apa arti mengabadikan kenangan masa lalu. Ketika semua orang hanya akan menyebutnya ketidakberdayaan, namun aku menjadikannya sebuah harapan.
Jika mencoba melupakan hanya akan menambah luka, maka mengenang adalah pilihan.
Ketika cinta tak mampu menyatukan, maka kenangan mampu menyempurnakan.
Bukan tentang harapan, tetapi tentang keikhlasan mengubah luka menjadi kenangan indah.
Dia pernah melukai namun dia juga pernah membahagiakan hati.
Pernah ada cinta yang meskipun dipandang sebelah mata, namun tetap saja aku pernah bahagia bersama. Pernah ada rindu, yang meskipun tak semua orang tahu, namun tetap aja aku bahagia. Pernah ada amarah, yang meskipun membuat luka, namun tetap saja aku merindukannya. Pernah ada air mata, yang meskipun melewatinya tak mudah, namun tetap saja dia mampu menyekanya.
Hanya ingin mengenang tanpa berbalik. Hanya ingin mengingat tanpa berharap. Semua yang sudah pernah terlewati akan tetap menjadi kenangan yang indah. Meskipun dia yang masih ku rindukan sudah melupakan, tetap saja aku mengingatnya sebagai seseorang yang pernah membahagiakanku. Teruntuk dirimu yang telah melupakanku, terima kasih karena telah menjadi kenangan indahku untuk selamanya.
sumber : http://www.lovebanget.com



- Bagi kebanyakan orang, cinta adalah anugerah yang diberikan kepada manusia. Banyak orang yang bermimpi jatuh cinta dan ingin dicinta. Namun kisah cinta pada dunia nyata tidak seperti yang ada di film atau dongeng cinta bahagia. Oleh karena itu beberapa orang berpikir cinta adalah sesuatu yang harus dihindari. Inilah yang disebut dengan philophobia.
( jangan lupa baca : Teruntuk Dirimu Yang Di khianati, Ketidakrelaanmu Saat Ini Akan Menjadi Rasa Syukurmu Esok Hari )
Seperti yang dilansir oleh phobiafears.com, philophobia adalah keadaan seseorang yang secara tidak rasional takut untuk jatuh cinta. Orang dengan fobia ini cenderung menghindari kemungkinan untuk terikat dengan seseorang dan menyangkal perasaan khusus yang mereka rasakan terhadap seseorang.
Kemungkinan jatuh cinta dan membangun hubungan membuat orang dengan fobia ini gelisah, mual, berkeringat, panik dan sesak napas. Hal ini akan menjauhkan mereka dari hubungan.
Penyebab fobia ini biasanya adalah traumatis akan masa lalu. Kegagalan dalam menjaga suatu hubungan dapat menyebabkan orang takut untuk memulainya lagi. Apalagi jika pada masa lalu ia telah mempertahankan hubungannya dengan hati-hati dan dengan perasaan emosional yang mendalam.
Beberapa orang lain yang juga mengidap fobia ini mendapatkan ketakutan mereka dari pengalaman cinta yang tragis dari orang lain. Mereka tidak ingin mengambil resiko karena mereka terus memikirkan situasi terburuk yang mungkin terjadi jika mereka jatuh cinta.
Untuk menyembuhkan philophobia, dapat dengan melakukan konseling, hipnoterapi atau psikoterapi dengan bantuan beberapa profesional.
Ladies, jika Anda atau orang terdekat Anda mengalaminya, sarankan untuk segera melakukan pengobatan karena jika dibiarkan ini akan menimbulkan masalah pada diri Anda untuk bersosial dengan orang lain bahkan bisa menjadikan Anda orang yang anti-sosial!

sumber : http://www.vemale.com

Cinta tidak pernah mengizinkan kehadiran orang ketiga. Karena kesetiaan adalah bukti terkuat dalam hal mencintai. Namun akan selalu ada hati yang serakah dan menginginkan banyak hal tentang cinta. Akan selalu ada hati yang curang dan mengabaikan kesetiaan.

Ketika dia yang kamu cintai tak mampu menjaga hatinya sendiri, bagaimana mungkin ia layak dipercaya untuk menjaga hatimu. Ketika dia yang kamu banggakan lihai dalam bermain hati, bagaimana mungkin ia layak untuk dipercaya.

Seharusnya mencintai tak layak membuatmu buta tentang realita. Bahwasanya kesetiaan akan selalu menjadi syarat utama dalam hubungan. Jika perselingkuhan menjadi hal yang mudah untuk dimaafkan, maka ia akan dengan mudah pula untuk diulang. Tak ada jaminan kata maaf mampu menjadikan seorang pengkhianat hati berubah. Karena sesuatu yang salah tidak akan pernah dianggap salah jika dimaafkan dengan mudah.

Terlanjur cinta bukanlah alasan untuk mempertahankan seorang pengkhianat. 'Terlanjur Cinta' hanyalah alasan untuk menutupi ketidakrelaan dan kelemahanmu untuk melepaskan. Karena cinta yang bahkan sudah dikatakan terlanjur akan tetap bisa berubah, itulah hakikatnya sebuah rasa. Mengatasnamakan terlanjur cinta hanyalah jalan menuju penderitaan. Jika kamu saja tak mampu dengan tegas mengartikan cinta, maka jangan salahkan cinta ia yang kamu terima hanyalah luka.
Karena hukuman terbaik untuk sebuah pengkhianatan adalah ditinggalkan.

Percayalah bahwa cinta yang sesungguh tidak akan pernah mendua hati. Dan percayalah bahwa melepaskan bukanlah akhir dari segalanya. Jika kamu mampu melepaskan seorang pengkhianat maka kamu juga pasti mampu menemukan seseorang yang lebih baik. Karena sesuatu yang telah hilang akan digantikan dengan sesuatu yang lebih baik.

Relakan dia yang telah mengkhianatimu bahagia saat ini. Bukan karena kamu tak layak untuk dicintai, tetapi karena kamu terlalu berharga untuk mencintai seorang pengkhianat.





Uang Itu Bisa Dicari, Asalkan Kamu Mau Bekerja Keras dan Tidak Pantang Menyerah

Jangan merisaukan masalah harta atau bagaimana membuat pernikahanmu menjadi mewah. Apalagi biaya setelah menikah yang memang sangat besar. Asalkan kamu mau bekerja keras dan pantang menyerah untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah setiap harinya, kamu pasti mampu untuk melewati itu semua dengan keluarga barumu. Apalagi yang namanya uang bisa di cari, dan ingatllah setiap usahamu tidak akan sia-sia, apalagi doa istrimu nanti akan selalu menyertai langkahmu, sehingga rejekimu akan semakin lancar, bahkan barokah

Seharusnya Kamu Sadar, Kamu Sedang Ditunggu Orang Yang Mencintaimu dengan Setia

Kamu seharusnya mengerti dan sadar bahwa ada wanita disana yang sedang menunggumu dengan setia, dia bahkan masih memberatkanmu diantara banyak laki-laki yang mungkin saja sudah siap untuk meminangnya. Karena dia hanya ingin kamu yang menemaninya dan menjadi poendamping hidupmu, serta membahagiakanmu. Jadi jangan membuat waktu menunggunya semakin lama dengan menunda-nunda pernikahan itu. Segera lamar dia, yakinkan orang tuanya bahwa kamu akan bekerja keras untuk menghidupinya. Jangan ragu karena wanitamu pasti akan membantumu juga untuk meyakinkan orang tuanya.

Jangan Malu Atau Takut Untuk Berkonsultasi Dengan Orang Tua atau Mertua Kamu Masalah Pernikahan, Kalaupun Belum Bisa Mengadakan Resepsi, Yang Penting Syah, Kenapa Gak?

Jeleknya cowok sekarang, terlalu mementingkan harga dirinya, hingga tidak mau memberitahukan masalahnya kepada orang yang lebih tua hanya karena takut dibilang lemah, atau takut di olok-olok. Padahal semasa pendekatan dengan kekasih kamu, kamu pasti juga berusaha dekat dengan keluarganya, dan keluarganya pun sudah tau tentang kamu dan menyetujui hubungan kalian. Ini berlaku bagi kamu yang memilih berani berterus terang dalam menjalin hubungan, sehingga mertua kamu juga tidak akan ragu, karena sudah mengenal kamu cukup lama. Kamu bisa mengajak mereka semua berdiskusi mengenai masalah pernikahan. Dan katakan yang sejujurnya, bahwa kamu memang belum mampu untuk mengadakan resepsi yang mewah. insyaAllah jika memang dari awal kamu sudah direstui dan mendapatkan tanggapan postif dari orang tua. Mereka malah akan membantu kamu atau setuju pada keputusanmu untuk tidak usah mengadakan resepsi terlebih dahulu. Setidaknya jika kamu masih malu konsultasi sama orang tau pacar kamu, kamu bisa minta tolong pada orang tuamu untuk membicarakannya. Yakinlah, niat yang baik pasti akan dipermudah jalannya.

Kan, Yang Terpenting Syah, Baik Secara Agama dan Negara. Ingat Sebagai Wanita Jangan Mau Cuma Syah di Agamanya Aja.

Asalkan sudah syah, maka urusan resepsi pernikahan dan lain sebagainya bisa diurus nanti dulu. Yang terpenting bagi pasangan baru selanjutnya adalah berusaha untuk hidup mandiri, setidaknya jangan sampai terlalu banyak bergantung pada orang tua lagi saat sudah menikah. dan juga sebagai wanita yang dinikahi, kamu baru benar-benar mendapatkan hak kamu setelah kamu menikah dengan syah baik secara agama dan negara, jangan mau jika kamu hanya dinikahi secara agama, karena banyak yang berakhir tragis dari pernikahan itu. Apalagi sekarang biaya pernikahan tidaklah terlalu mahal bahkan ada yang gratis sudah bisa syah dimata negara dan agama. Jadi tidak ada alasan bagi lelakimu untuk tidak dinikahi baik secara agama dan negara. Tandanya dia memang benar-benar serius menjalin hubungan dengannya.

Buat Laki-Laki Ingat, Gimanapun Kamu Tulang Punggung Keluarga, Bekerja Keraslah dan Tunjukkan Kamu Mampu Membahagiakan Orang Yang Kamu Sayangi

Jangan hanya merasa senang setelah kamu berhasil menikahi wanita yang kamu cintai meskipun tanpa resepsi atau resepsinya di tunda terlebih dahulu, kamupun tetap harus bekerja keras untuk menunjukkan dirimu baik kepada orang tuamu, keluarga barumu dan mertuamu, apalagi mereka sudah memberikan tanggung jawab putrinya untuk kamu rawat. Jaga dia baik-baik, sayangi dia dan tetap bekerja keras untuk menafkahinya. insyaAllah meskipun belum bisa dibilang kaya, penghasilan kamu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan keluargamu nantinya.

Si Istri pun Jangan Hanya Bisa Menuntut, Jadilah Istri Yang Baik Dengan Memberikan Semangat Kepada Suami dan Bertutur Kata Yang Baik.

Setelah kamu dinikahi dan dihalalkan sebagaimana keinginanmu dulunya, kamupun jangan hanya menuntut suamimu untuk memenuhi semua hal yang kamu mau, kamupun harus belajar bersabar dan terus mendukung suamimu dari belakang,, bahkan jika perlu kamu membantu berjuang bersama dengan suamimu. Tetap bertutur kata yang baik saat suami sedang jatuh dan jangan sekali sekali menyakiti hatinya.

 Jadi Jika Kamu Masih Menunda Pernikahan Karena Masalah Harta, Kamu Memang Belum Mengerti Makna Cinta, dan Jangan Salahkan Jika Wanitamu Berpaling Pada Yang Lainnya Yang Lebih Siap


Harta itu tidak akan pernah habis kamu kejar, setelah kamu mendapatkan ini dan itu, kamu akan berhasrat untuk mendapatkan yang lainnya, karena seperti itulah harta mempermainkan hatimu. Jadi jangan menjadikannya patokan utama ketika kamu ingin menggenapi separuh agamamu dengan segera melamar gadis yang kamu idamkan. Karena sama saja kamu masih belum mengeri makna cinta yang sebenarnya,  yang harusnya diperjuangkan bersama,. Dan juga jangan menyalahkan wanitamu jika nantinya dia terpaksa harus meninggalkanmu karena sudah lelah menunggumu dan ada laki-laki lain yang telah siap meminangnya. Sebagai laki-laki, kamu harus berjuang mempertahankan wanitamu sebisa mungkin, karena itu secara tidak langsung juga menunjukkan harga dirimu. Ini bukan hanya masalah jodoh atau gak jodoh lho .

sumber : http://liprosol.blogspot.co.id
 Jatuh cinta di usia remaja selalu bikin deg-degan. Pasalnya, perasaan cinta itu masih begitu menggebu-gebu. Tak terkontrol. Namun, ada beberapa kesalahan yang harus mereka hindari saat berpacaran. Apa saja? Penasaran? Berikut adalah lima kesalahan umum yang dilakukan remaja saat berpacaran, seperti dilansir Boldsky.


1. Memberitahukan hubungan cinta pada orang lain

Anda mungkin merasa bersemangat untuk mempoklamirkan hubungan cinta dengan si dia. Namun, sebelum benar-benar melakukannya, Anda hasus tahu apa konsekuensinya. Siapa tahu ada yang tidak senang dengan hubungan kalian dan berusaha memutuskannya. Maka, sebaiknya cari tahu dulu situasi di sekitar Anda.

2. Keintiman

Setiap remaja mengalami dorongan hebat untuk merasakan kedekatan dengan pasangan. Percayalah, kenikmatan sesaat bisa menghancurkan masa depan Anda. Maka, hindari kedekatan fisik yang menjurus pada hubungan seks terlarang.

3. Nafsu yang berlandaskan cinta

Banyak remaja salah mengartikan kedekatan fisik sebagai cinta. Mereka tak tahu niat terselubung di balik keinginan pasangan. Para gadis sebaiknya lebih pintar dalam menjaga kehormatan mereka , ketika menjalin kasih dengan laki-laki.

4. Kurang memahami apa yang diinginkan

Romansa remaja sering berubah-ubah. Mereka terkadang sulit memahami apa yang sebenarnya mereka inginkan. Pasangan seperti apa yang mereka harapkan? Itulah mengapa hubungan cinta remaja penuh dengan dinamika.

5. Selingkuh

Kisah cinta remaja memang sulit dipertahankan. Maklumlah, cinta monyet tidak memiliki komitmen yang serius. Ketika ada orang baru yang lebih menarik, mereka mungkin akan berusaha mendekatinya.

sumber :www.merdeka.com

Masa lalu terkadang mampu memberi semangat dalam hidup kita. Namun, tak jarang masa lalu juga justru malah sebaliknya, menjadikan diri kita trauma dan frustasi.
Masa lalu terkadang mampu memberi semangat dalam hidup kita. Namun, tak jarang masa lalu juga justru malah sebaliknya, menjadikan diri kita trauma dan frustasi. Bila ada sederet kebaikan, prestasi, kebahagiaan di masa lalu, itu akan jadi pemicu semangat hidup kita di masa kini dan yang akan datang. Tapi, jika masa lalu dipenuhi dengan deretan kepedihan, kesakitan, kegagalan, bahkan kenistaan, pada saat itulah kita menjadi berat untuk melangkah di hari ini. Seakan tak ada harapan di masa yang bernama nanti.

Sahabat, kita harus berubah. Itu pasti. Tapi bagaimana dengan masa lalu kita dengan segudang kenangan yang warna-warni? Kuncinya hanya satu. Kita harus berani untuk mengikhlaskannya. Kita harus berani menerimanya dengan sepenuh hati. Itulah masa lalu kita. Begitulah masa lalu kita. Tak perlu kita nafikan. Tak pelu kita bohongi. (baca juga : berani single untuk sukses di usia muda? )

Saat masa lalu ada sederet kegagalan, terimalah kenyataan itu hari ini. Tak mengapa. Ikhlaskanlah dan jadikan itu sebuah makna dalam kehidupan kita. Ingatlah bahwa setiap orang pasti pernah mengalami kekalahan. Yang terpenting bukan kalahnya, tapi apa yang bisa kita pelajari dari kekalahan diri kita. Ingatlah pula dengan Rasulullah Saw bersama kaum Muslimin saat perang Uhud. Saat itu kaum Muslim kalah. Dan itu tak bisa dibohongi. Tapi yang terpenting kita bisa belajar, bahwa kekalahan itu bukan datang begitu saja. Tidak datang tiba-tiba. Ia datang dari “kelalaian” pasukan pemanah yang ada di bukit. Masa lalu kita pun demikian. Cobalah untuk mengikhlaskan kegagalan yang pernah terjadi, lalu kita pelajari apa gerangan “kelalaian” yang kita lakukan saat itu.

Masa lalu kita bisa jadi juga ada rasa sakit yang dirasakan. Apakah itu karena ucapan atau karena tindakan orang lain kepada kita. Baik itu oleh sahabat kita, tetangga kita, atau bahkan oleh orang yang kita cintai sekalipun. Itu bisa saja terjadi. Mulai sekarang, cobalah untuk memaafkannya, mengikhlaskan semua itu. Maafkan atas yang pernah dilakukan dan diucapkan orang lain kepada kita yang menyakitkan itu. Cobalah untuk mengikhlaskan apapun kesakitan yang kita derita karenanya. Cobalah untuk melihat bahwa di balik rasa sakit itu ada sejumput kebaikan yang Allah titipkan.

Masa lalu pun tak jarang juga ada kesedihan yang menemani. Bisa jadi kesedihan itu karena kehilangan orang-orang yang kita cintai. Tak adanya lagi orang yang menemani kita menjalani hari. Itu bisa menjadi sebab hadirnya kesedihan. Atau bisa jadi juga karena menjauhnya orang-orang dari kita. Dan lebih menyakitkan lagi yang menjauhi kita itu adalah orang yang sangat kita sayangi. Cobalah untuk mengikhlaskan semua yang pernah terjadi. Renungkanlah, bahwa kerinduan itu hadir bukan karena kebersamaan. Rindu itu ada saat perbisahaan ada. Renungkanlah pula bahwa semua yang ada di muka dunia ini sementara, termasuk kebersamaan kita bersama orang yang kita cinta. Itu sementara. Pasti ada masa dimana kita akan dipisahkan darinya. Itu niscaya.

Sahabat, ikhlaskanlah masa lalumu. Seperti apapun itu. Sedih, pilu, duka, gagal, terimalah lalu maafkanlah. Maafkan diri Anda sendiri. Maafkan orang lain yang menjadi penyebab sedih itu ada. Lalu segeralah mengikhlaskan apapun yang terjadi di masa itu. Ikhlaskanlah, relakanlah masa Anda menjadi bagian dari perjalan hidup Anda. Lalu, terbitkanlah harapan baru dalam diri Anda, bahwa masa depan akan ada kebaikan yang bisa kita dapatkan. Ingatlah, kemuliaan seseorang bukan ditentukan oleh masa lalunya, tapi ditentukan oleh pilihan di masa kini dan harapannya di masa depan. Kenapa kita masih terbenam di masa lalu, semantara kita sedang menjalani masa kita dan menatap masa depan? Yuk berubah. Ikhlaskan… ikhlaskan…

sumber :http://al-azharpress.com

Terkadang saya merasa serba salah, mungkin ini lah hidup, kita yang ngejalanin orang lain yang komentarin, terus gw peduli? Saya merasa sangat bangga ketika IP saya pada semester 2 mendapat 4, ini adalah pencapaian saya yang terbaik, karena saya menyadari bahwasannya saya bukanlah anak yang pandai, pinter ataupun cerdas, bukan, saya bukanlah seperti itu, jadi wajar lah kalo saya sangat bangga mendapat IP 4 pada semester 2 kamarin. 

Tapi ada saja yang mengomentari bahawasannya nilai IP tinggi itu gk ngaruh lah atau apalah itu, sebenerya semua itu kembali lagi kepada diri kita masing – masing, saya mendapat IP 4 bukan dengan cara gampanng, seperti membalikan telapak tangan, saya berusaha belajar agar saya bisa mengerjakan tugas yang di berikan dosen, atau mengerjakan soal – soal UTS atau UAS. 
Di benak saya hanya ada BELAJAR, BELAJAR, BELAJAR, dan saya pun mengkonsepnya menjadi 3 bagian yaitu BELAJAR, USAHA dan DOA, ini smua adalah satu – kesatuan yang paling penting jika ingin sukses. 
Jika ada yang berkata pacaran akan membuat kita semangat? Itu semuaaa BOHONG, gk ada ceritanya pacaran akan membuat kita semangat, yang ada pacaran hanya akan menghalangi kesuksesan kita, kenapa? Karena kalau saja dari salah satu kalian mempunyai pacar beban kalian akan menjadi lebih banyak, tanggungan kalian juga akan menjadi banyak, belum lagi kalau pacar kita ngambek, bukannya pacar fungsinya untuk membuat kita semangat malah membuat kita menjadi lebih tambah bete, so menurut saya jika kalian ingin sukses hindarilah pacaran, karena sesungguhnya pacaran itu hanya ilusi. 
Teruslah belajar berusaha dan berdoa agar bisa menjadi orang yang sukses dimasa yang akan datang, karena jodoh di tangan allah SWT. Jadi jangan takut kehabisan stok jodoh. 
Terus berjuang. . .
 
Putus hubungan itu memang nggak enak. Tentu, ada beberapa pasangan yang mampu menghadapi sebuah keputusan untuk berpisah dengan cara yang friendly — tapi ada juga (kayak kita-kita ini) yang merasa putus dari hubungan itu adalah hal terburuk yang pernah terjadi di hidup kita.
Hey, tapi jangan pernah hindari hal yang namanya ‘putus’ cuma karena kamu takut menghadapi rasa kehilangan dan sakit hatinya. Kadang kita stuck dalam sebuah hubunga yang memang sudah tidak baik dan sudah menyiksa kita, tapi kita tetap menghindari kata putus karena takut.
Sudah sering kita dihadapi dengan positif dan negatif dalam hubungan yang akhirnya bikin kita jadi pusing dan bingung. Kita harus berhenti melakukan timbangan-timbangan itu dan mulai melihat gambaran besarnya — apakah hubungan ini masih pantas di pertahankan? Atau mending disudahi saja? Ketika hubungan itu udah mulai bikin kamu stress dan tertekan, sepertinya perlu kamu pikirkan kembali.
Daripada bingung, coba kamu re-check list di bawah ini, kalau kamu sudah ngalamin salah satunya, mungkin sudah waktunya kamu menyudahi hubungan yang ngga sehat itu.

Kamu selalu ngerasa lelah, tertekan, atau merasa dirimu selalu kurang buat dia.





Jangan salah, ketika hubungan mulai melelahkan dan bikin stress, mungkin saja itu pertanda kamu sudah tidak menikmati lagi hubunganmu. Kamu harus sadar, kamu tidak bisa bergantung sepenuhnya sama kehidupan cintamu, tetapi sebuah hubungan yang bikin kamu tertekan karena tidak membahagiakan, bisa membuat seluruh hidupmu mellow dan nggak bersemangat lagi. Tentu dalam sebuah hubungan ada pengorbanan yang harus dilakukan agar tetap bahagia, dan pengorbanan itu harus tetap imbang, nyaman, dan menyenangkan. Kalau kamu sudah merasa sulit mengurus dirimu karena hubunganmu selalu menghalangi, mending kamu pikirkan kembali, deh.

Beberapa, atau bahkan tidak ada, orang di keluargamu yang menyukai dia.




Source: Pinterest

Terkadang kepribadian seseorang itu tidak cocok. Dan bisa saja keluargamu mengalami hal yang sama dengan pasanganmu. Ketika kebanyakan teman atau keluargamu tidak menyukai dia, tentu itu menjadi masalah yang penting. Nggak seru kan kalau orang di sekitar kita nggak akur, mereka yang dekat sama kamu pasti ingin kamu bisa bersama orang yang menghargaimu.
Pada akhirnya, hubunganmu memang urusanmu, Tapi ketika kamu satu-satunya orang yang bisa melihat sisi baik pasanganmu, jangan kaget ketika orang lain memberitahumu soal kenyataannya.

Kamu tidak berani bercerita tentang masalahmu dengan pasanganmu ke orang-orang kesayanganmu.



Ketika suatu masalah yang besar muncul di antara kamu dan pasanganmu, tentu kamu ingin bercerita dengan seseorang. Apalagi kalau kamu masalah itu sering sekali muncul tanpa ada solusi. Lama kelamaan, kamu bisa merasa kesepian dan nggak bahagia. Tapi kamu terlalu malu dan takut untuk bercerita ke orang terdekatmu? Hmm.. Bisa saja itu pertanda kamu kurang yakin hubunganmu pantas untuk dipertahankan. Jika kamu takut orang terdekatmu nge-judge hubungan kalian, pasti ada suatu hal yang salah, tuh.

Kamu mereasa tertahan dan tidak bebas.






Hubungan membutuhkan pengorbanan, ketika kamu berada dalam sebuah hubungan yang malah bikin kamu merasa takut melewatkan sesuatu dalam hidupmu, mungkin saja itu pertanda ada yang salah dengan hubungan kalian. Hubungan yang baik adalah hubungan yang bisa membuatmu mendalami potensi baik dalam dirimu. Jika pasanganmu mulai menunjukkan tanda-tanda dia nggak suka sama perkembanganmu, bisa jadi dia bukan orang yang tepat untuk kamu pertahankan.

Pikiran atau intuisimu sering kali berkata “tidak”.





Intuisimu biasanya paling jujur sama kamu kita sendiri. Tapi masalahnya, kita lebih nyaman denger pendapat orang lain daripada intuisi kita sendiri. Kita harus mulai menyadari tanda-tanda hubungan yang nggak sehat, intuisimu biasanya mulai mengarahkan kamu untuk memikirkan kembali soal hubungan tertentu. Jangan abaikan itu.
Seringkali kita bertahan dalam hubungan yang nggak sehat karena kita belum menyadari bahwa hubungan itu hanya membuat kita menjadi tidak baik. Jangan sampai kamu terlambat menyadari tanda-tandanya, ya!

sumber : http://ehloo.com

Copyright © 2013 Jalan Kediri